Selasa, 13 Maret 2018

Kamis, 08 Maret 2018

BP-KKN IAIN BATUSANGKAR SERAHKAN DATA LOKASI PELAKSANAAN KKN-PPM TAHUN 2018


Badan Pelaksana Kuliah Kerja Nyata (BP-KKN) IAIN Batusangkar telah menyerahkan data lokasi Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Tahun 2018 kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Sumatera Barat. Proses penyerahan itu seiring dengan rapat Finalisasi Penetapan Lokasi Mahasiswa KKN-PPM Perguruan Tinggi Negeri/Swasta se-Sumatera Barat Tahun 2018 yang digelar 28 Februari silam. Bertempat di Ruang Rapat DPMD Provinsi, BP-KKN yang diwakili oleh Drs. Afwadi, M.Si dan Yose Rizal, SE menyerahkan data  lokasi KKN IAIN Batusangkar yang akan tersebar pada 5 Kabupaten, 8 Kecamatan, 26 Nagari dan 156 Jorong di Provinsi Sumatera Barat.
Afwadi,yang sehari-hari menjabat sebagai Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat di IAIN Batusangkar ini, memaparkan bahwa lokasi yang dimaksud adalah Kabupaten Tanah Datar yang meliputi 11 Jorong yang berada di 3 Nagari dan 2 Kecamatan. Sebanyak 88 orang mahasiswa direncanakan akan ditempatkan di kabupaten ini. Lokasi kedua berada di Kabupaten Agam, sebanyak 240 orang  mahasiswa akan ditempatkan di 41 Jorong yang terangkum dalam 3 Nagari dan 1 Kecamatan. Selanjutnya di Kabupaten Sijunjung yang berlokasi di 26 Jorong yang berada di 6 Nagari dan 2 Kecamatan. Sebanyak 186 orang mahasiswa akan ber-KKN di sini. Lokasi selanjutnya adalah Kabupaten Limapuluh Kota, sebanyak 384 orang mahasiswa akan diturunkan pada 48 Jorong yang berada di 1 Kecamatan dan 8  Nagari. Terakhir, Kabupaten Padang Pariaman akan menerima 336 orang mahasiswa yang akan ditempatkan di 30 Korong  yang berada di 2 Kecamatan dan 6 Nagari.
Dalam kesempatan ini, Afwadi yang juga merupakan Ketua BP-KKN angkatan III Tahun 2018 menyampaikan bahwa untuk Tahun 2018 ini, direncanakan akan ada 10 orang mahasiswa IAIN Padang Sidempuan, 10 Orang Mahasiswa UIR Pekanbaru dan 6 orang mahasiswa dari STIE Syariah Bengkalis akan ikut KKN bersama dengan Mahasiswa IAIN Batusangkar. Afwadi menambahkan bahwa pemilihan KKN bersama dengan ke 3 Perguran Tinggi tersebut adalah karena adanya kesamaan waktu pelaksanaan KKN Mahasiswa Perguruan Tinggi masing-masing dan juga merupakan tindak lanjut dari MoU dan MoA yang ditandatangani terkait dengan Pengembangan Program Pengabdian kepada Masyarakat.Salah satunya adalah dalam bentuk kerjasama Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nasional.
Pada kesempatan itu, DPMD Provinsi mengungkapkan bahwa tujuan pertemuan ini juga untuk menyinkronkan lokasi KKN-PPM antara Perguruan Tinggi Negeri/Swasta se Sumatera Barat dengan DPMD Kabupaten/Kota diseluruh Sumatera Barat. Pada rapat yang dihadiri oleh 12 Perguruan Tinggi Negeri/Swasta, 12 DPMD kabupaten dan 7 DPMD kota se Sumatera Barat ini, DPMD Provinsi menyampaikan harapan kepada masing-masing pihak untuk berkoordinasi agar persoalan tentang tumpang tindihnya  lokasi KKN PPM oleh Perguruan Tinggi Negeri/Swasta se Sumatera Barat,  program kerja mahasiswa yang tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat, persolan terkait tempat tinggal mahasiswa selama pelaksanaan KKN-PPM serta persoalan-persoalan yang akan menghambat pelaksanaannya dapat diminimalisir dan diantisipasi.(FN)
Share: