Selasa, 29 Maret 2022

SANG PROFESOR YANG MENGINSPIRASI: WORKSHOP PEMBUATAN BUKU MONOGRAF BAGI PENELITI DILINGKUNGAN IAIN BAATUSANGKAR






Batusangkar, 29/032022. Lembaga Penelitian dan dan Penelitian (LPPM) melaksanakan kegiatan Workshop Peningkatan Kompetensi Dosen menulis Buku Monograf Hasil Penelitian. Kegiatan Workshop merupakan agenda telah dijadwalkan oleh Pusat Penelitian dan Penerbitan pada LPPM. Peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 52 orang yang merupakan dosen peneliti yang telah melakukan penelitian sejak tahun 2020-2021. Pembukaan dimulai dengan adanya Tilawah, Doa, pengantar dari Ketua LPPM dan Pembukaan secara resmi oleh Rektor IAIN Batusangkar. Adapun kegiatan dilaksanakan dengan oleh peserta secara antusias. Workshop diisi oleh narasumber yang profesional yakninya Prof. Dr. Ngainun Naim, M.H.I. dan beliau adalah dosen dan guru besar yang berasal dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur. Sang profesor adalah dosen yang menginspirasi dengan banyak melahirkan berbagai tulisan yang berguna dan bermanfaat bagai akademisi di dunia pendidikan. Tulisan dalam bentuk buku beliau yang terdapat di Perpustakaan Nasional yang ber-ISBN telah ada sebanyak 47 exemplar, dan masih banyak lagi yang sedang dalam proses penerbitan ataupun yang belum diterbitkan.





Menurut Ngainun, sebagian orang menulis makalah atau buku ilmiah dengan kesungguhan. Indikasinya adalah penguasaan terhadap materi yang ditulis dan kualitas makalah yang cukup bagus. Sementara sebagian yang lainnya TIDAK dibuat dengan kesungguhan. Tulisan ilmiah ditulis semata mata agar gugur kewajiban. Soal cara tidak menjadi bahan pertimbangan. Maka bukan hal aneh jika karya tulis mahasiswa penuh copy paste di sana sini, Karya tulis copy paste inilah yang dikategorikan sebagai tulisan PLAGIAT,ujarnya.



Expektasi peserta menunjukkan kepuasan karena sang profesor memberikan materi sesuai dengan kebutuhan dan petunjuk teknis bagaimana dosen untuk memulai menulis. Kegiatan dilaksanakan selama 2 hari, yakninya Senin-Selasa pada tanggal 28-29 Maret 2022. Acara ditutup dengan foto bersama dan pemberian buku kepada peserta dalam bentuk soft.(SM)



Share:

Rabu, 16 Maret 2022

WORKSHOP CAPACITY BUILDING ON GENDER: TEKNIK ADVOKASI KASUS BERBASIS GENDER DAN ANAK


Batusangkar, 16/03/2022. Dalam Rangka Implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG) dan Pengarusutamaan Hak Atas Anak (PUHA) di Perguruan Tinggi dan Masyarakat, maka Pusat Studi Gender dan Anak IAIN Batusangkar berhasil menggelar kegiatan workshop Capacity Building On Gender: Teknik Advokasi Kasus Berbasis Gender dan Anak yang diadakan pada tanggal 14 sampai 16 maret 2022 dengan mengusung tema Teknik Advokasi Kasus Berbasis Gender dan Anak dalam rangka implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG) dan Pengarusutamaan Hak Atas Anak (PUHA) di Perguruan Tinggi dan Masyarakat oleh Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri Batusangkar.


Dok : hari ke-1

Acara ini mendatangkan 3 narasumber yakni Prof.Dr. Alimatul Qibtiyah Komisioner Komisi Nasional Perempuan, Rahmi Meri Yenti,S.Sos Direktur Nurani Perempuan (WCC), serta Dr. Jendrius Dosen Universitas Andalas yang juga merupakan fasilitator tindakan pencegahan dan penanggulangan kekerasan seksual di Perguruan Tinggi. Kegiatan ini di sambut oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. Ridwal Trisoni, M.Ag yang didampingi oleh Ketua LP2M IAIN Batusangkar Dr. H. Muhammad Fazis, M.Pd beserta jajaran. Dalam sambutannya, apresiasi yang setinggi-tingginya dari Pimpinan dan civitas akademika di lingkungan IAIN Batusangkar untuk kegiatan ini dalam rangka mewujudkan kampus responsif gender.

Adapun kegiatan ini dihadiri sebanyak kisaran 35-45 peserta yang merupakan Dosen selingkup IAIN Batusangkar, Bundo Kandung Kabupaten Tanah Datar, dan beberapa lain merupakan stakeholder yang mendukung pentingnya melakukan advokasi untuk mengatasi kasus berbasis gender dan anak.

Dok : hari ke-2
Dok : hari ke-3
 
Dari rangkaian kegiatan yang diadakan selama 3 hari ini dapat diambil kesimpulan  berdasarkan ketiga narasumber kegiatan yakni, Isu Gender terkait dengan Konstruksi Sosial, persoalan gender sebagai bagian dari perspektif Perempuan sebagai objek yang artinya dalam alam bawah sadar tidak seimbang antara persepsi tentang laki2 dan perempuan, analisis (keterwakilan konsep gender dalam lembaga), serta gerakan kesadaran gender. Dalam mengaplikasikan teknik advokasi berbasis gender diperlukan usaha yang sistematis dan organisasi untuk melakukan perubahan dalam pengambil kebijakan terkait dengan kasus gender dan anak yang melibatkan civitas akademika serta stakeholder.(RM)
Share:

Kamis, 10 Maret 2022

BAPPEDDALITBANG KABUPATEN TANAH DATAR TINGKATKAN PROGRAM PENELITIAN DAN PENGABDIAN BERSAMA LP2M IAIN BATUSANGKAR




Batusangkar, 10/03/2022. Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (BappedaLitbang) Kabupaten Tanah Datar melakukan Kunjungan ke Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Batusangkar.

Dalam kunjungan ini hadir Kabid Litbang Edward,SKM.,MKM bersama rombongan yakni, Peneliti Muda Bidang Sosial Novianti ,Peneliti Muda Bidang Inovasi dan Teknologi dan pelaksana pengelola IT BappedaLitbang Kabupaten Tanah Datar. Kunjungan ini disambut baik oleh Ketua LP2M IAIN Batusangkar Dr. H. Muhammad Fazis, M.Pd beserta jajaran yang dalam sambutannya, Ketua LP2M menyampaikan bahwa LP2M merupakan Lembaga yang memotori bidang penelitian, publikasi, pengabdian kepada masyarakat dan pusat studi gender dan anak.



Dalam kunjungannya Edward menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan mereka untuk menjajaki kemungkinan kerjasama dengan LP2M IAIN Batusangkar, serta untuk mencari informasi terkait hasil penelitian Dosen IAIN Batusangkar yang bisa dijadikan landasan untuk pembangunan Kabupaten Tanah Datar. Harapannya, penelitian Dosen IAIN Batusangkar nanti juga bisa berdasarkan permasalahan yang ada di Kabupaten Tanah Datar sehingga nanti bisa dimanfaatkan untuk perbaikan.(VH,RM)

Share:

FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) KEGIATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DOSEN IAIN BATUSANGKAR DI NAGARI DAMPINGAN KUMANIS KABUPATEN SIJUNJUNG

 Batusangkar, 10/03/2022. LP2M IAIN Batusangkar melakukan kunjungan ke Nagari Kumanis Kabupaten sijunjung, dalam kunjungan ini hadir  Sekretaris LP2M IAIN Batusangkar bersama jajaran dimana tujuan dari kunjungan ini yakni melaksanakan FGD dengan pihak Nagari Kumanis yang terdiri dari Wali Nagari beserta Perangkat Nagari dan stakeholder yang berkesinambungan dengan kegiatan PkM seperti pihak KAN, BumNag, Bundo Kandung, dan  PAUD.


  Pada kegiatan FGD dibahas beberapa kegiatan pendampingan Nagari Kumanis yang akan  dilakukan tahun 2022, diantaranya:

1.    1.  Wirid Nagari

2.    2.   Pelatihan Adat untuk pemangku adat dan bundo kanudung

3.    3.  Pelatihan Pembuatan Biogas

4.    4.  Pelatihan Aplikasi excel

5.    5.  Parenting

6.    6.  Penyuluhan gender

7.    7.  Pendampingan Pengelolaan keuangan BumDes Batu Jonggi

Tim LP2M menjaring informasi dari pihak terkait pada nagari untuk memperoleh masukan apa saja yang mereka butuhkan, sehingga nanti kegiatan PkM yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang dibutuhkan oleh nagari.

P   Pada kegiatan ini juga dilakukan FGD mengenai kegiatan Riset Nagari Dampingan. Kegiatan Riset nagari dampingan ini bertujuan: Memberikan makna, eksplorasi, ekplanasi dan pemaknaan ulang berbagai fenomena/ konstruksi sosial dan kebudayaan yang terkait dengan pembangunan bidang agama yang soleh dan moderat melalui karya ilmiah yang berbasis pada pengabdian kepada masyarakat, serta memberikan alternatif solusi melalui penelitian yang berbasis pada pengabdian kepada masyarakat terhadap peningkatan mutu layanan, peningkatan taraf hidup masyarakat nagari dampingan dan good and clean governance alam sektor pendidikan dan kelembagaan Islam. (VN,RM)

 

Share:

Selasa, 08 Maret 2022

PUSLITPEN IAIN BATUSANGKAR TINGKATKAN REPUTASI JURNAL MELALUI WORKSHOP PENINGKATAN DAN PENGUATAN RUMAH JURNAL IAIN BATUSANGKAR




Batusangkar, 8 Maret 2022. Pusat Penelitian dan Penerbitan LP2M IAIN Batusangkar sukses menggelar workshop peningkatan dan penguatan rumah jurnal IAIN Batusangkar. Ketua LP2M Dr. H. Muhammad Fazis, M.Pd dalam sambutannya mengatakan, guna menjaga dan meningkatkan mutu terbitan dan menjadikannya sebagai wahana komunikasi ilmiah antar peneliti, akademisi dan masyarakat pengguna untuk mencapai sasaran pengembangan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan di Indonesia, maka pembinaan pengelola Jurnal di lingkungan IAIN Batusangkar menjadi penting. Hal ini yang memicu semangat Pusat Penelitian dan Penerbitan LP2M mengadakan kegiatan Workshop Peningkatan dan Penguatan Rumah Jurnal IAIN Batusangkar, pada tanggal 8 – 9 Maret 2022 di Auditorium Kampus 1 IAIN Batusangkar, dengan mendatangkan narasumber “Bushro, S.Ud.M.Ag” dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang juga menjabat sebagai Pengawas Relawan Jurnal Indonesia (RJI), sebuah lembaga nirlaba yang berkecimpung di dunia pengelolaan jurnal ilmiah. Selain itu Busro juga aktif di Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) NU Jawa Barat.



Ketertarikan Busro dengan Pengelolaan Jurnal elektronik dan OJS (Open Journal Systems) semenjak ditugaskan sebagai pengelola jurnal di Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Selain pengelola jurnal Busro juga aktif dalam memberikan pelayanan terkait DOI Crossref, Mendeley, Turnitin dan layanan lainnya yang menunjang pembuatan artikel dan pengelolaan jurnal.

Kegiatan workshop ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. Ridwal Trisoni, S.Ag., M.Pd serta diikuti oleh perwakilan pengelola jurnal selingkup IAIN Batusangkar yang terdiri dari editor in chief dan jurnal manager sejumlah 52 orang yang saat ini jurnal IAIN batusangkar berjumlah 34 buah jurnal, dengan 2 jurnal terakreditasi Sinta 2 dan 4 jurnal terakreditasi Sinta 4. Jurnal ini terdapat pada https:// ojs.iainbatusangkar.ac.id/ojs/.



Dalam sambutannya Ridwal berharap melalui e-journal, hasil karya ilmiah dapat diketahui dan diakses lebih cepat oleh masyarakat baik nasional maupun internasional. Oleh karena itu, indeksing jurnal menjadi penting agar jurnal dapat diakses dengan mudah secara global. Mengacu pada ketentuan pasal 5 ayat 3 peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 22 tahun 2011 tentang terbitan berkala ilmiah dan menyikapi kondisi di atas serta untuk meningkatkan reputasi terbitan maka paradigma pengelolaan secara elektronik dan cetak menjadi sangat diperlukan. (VH, RM)


Share: