PEMBERDAYAAN ANAK PANTI ASUHAN BERBASIS KOMUNITAS

LP2M IAIN Batusangkar melalui Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat melaksanakan kegiatan Pemberdayaan Anak Panti Asuhan Berbasis Komunitas yang berpusat di Panti Asuhan Aisyiyah Padang Panjang. Kegiatan ini berlangsung sejak tanggal 11 Maret s.d 9 April 2021 dengan 3 (tiga) kegiatan utama yaitu; pertama. Seminar Keterampilan Hidup dan Kewirausahaan, Tata Boga dan Pelatihan Membatik.
(Seminar keterampilan hidup dan kewirausahaan)
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat atas nama Rektor Institut Agama Islam Negeri Batusangkar Bapak Dr. H. Muhammad Fazis, M.Pd. Dalam kesempatan tersebut Beliau menyampaikan agar peserta mengikuti kegiatan secara serius dan sungguh-sungguh. Kegiatan ini merupakan upaya memberikan keterampilan hidup yang dapat dikembangkan dan berguna bagi kehidupan di masa yang akan datang. Selanjutnya Ketua LP2M menyampaikan pesan dari Rektor bahwa bagi anak-anak Panti Asuhan yang akan melanjutkan proses studi di IAIN Batusangkar akan diberikan bergai macam fasilitas beasiswa yang relevan.
(Pelatihan membatik)
Kegiatan pertama dari rangkaian Pemberdayaan Anak Panti Asuhan adalah Seminar Keterampilan Hidup dan Kewirausahaan dengan pemateri Tarmizi, S.Pd.I., M.M., MTr., CHt, materi dalam kegiatan seminar tersebut di antaranya motivasi untuk menjadi pengusaha sukses yaitu mengalahkan mitos, memanfaatkan kekuatan fikiran bawah sadar, motivasi berprestasi dan mengubah pola pikir. Selanjutnya untuk menjadi pengusaha yang sukses perlu ada mimpi yang akan diwujudkan dan untuk itu kita perlu banyak bermimpi untu menjadi orang sukses. Tidak ada yang tidak mungkin, asalkan diiringi dengan usaha dan doa. Kegiatan kedua, membatik dengan pemateri Dosen Institut Seni Indonesia Padang Panjang merangkap praktisi Batik ibuk Widdyanti, S.Sn., M.Sn.,  yang dilaksanakan 6 (enam) kali pertemuan.  Pada kesempatan ini, keterampilan membatik yang dilatihkan, yaitu batik cap. Peserta dilatihkan dimulai dari men-cap, mewarnai, mengunci dan melorot (mencuci). Kegiatan ketiga adalah pelatihan Tata Boga yang dilaksanakan 4 (empat) pertemuan dengan pemateri praktisi kuliner Kabupaten Tanah Datar Ibu Yuliarnis. Pada pelatihan boga, pelatih mengajarkan memproduksi kue dengan peralatan rumah tangga sederhana tapi menghasilkan kue dengan kelas hotel bintang 5.
(Pelatihan Tata Boga)
Selama kegiatan berlangsung, peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini dan pada akhir kegiatan dilaksanakan evaluasi kegiatan oleh seluruh peserta baik secara tertulis melalui angket maupun perwakilan dari peserta yang menyampaikan pesan dan kesan secara lisan. Dalam penyampainnya perwakilan peserta menyatakan bahwa kegiatan ini sesuatu yang baru dan sangat bermanfaat serta berbeda dari kegiatan-kegiatan yang lainnya, peserta juga menyampaikan kegiatan ini dilakukan secara berkelanjutan baik di panti asuhan Aisyiyah maupun panti asuhan lainnya Kegiatan ini direncanakan akan ditutup oleh Walikota Padang Panjang dan didampingi oleh Rektor Institut Agama Islam Negeri Batusangkar sekaligus berbuka bersama dengan anak-anak panti asuhan. HD/ RE.
Share:

No comments:

Post a Comment

Search This Blog

Follow by Email

Labels

Total Pageviews

Recent Posts

Label Cloud